Sabtu, 17 Januari 2015

Arti Syukur By Ugi Sugianto

Hidup ini harus tetap menjaga semangat dan bahagia, karena bahagia itu bukan tujuan hidup, tapi cara kita menjalani kehidupan.

Manusia akan mampu bertahan hidup meskipun tanpa makan dan minum, selama satu hari, dua hari atau bahkan satu minggu. Hal ini pernah terjadi ketika ada peristiwa gempa bumi ada orang yang ditemukan setelah ia tertimbun reruntuhan selama satu minggu, tanpa makan dan minum dan ia tetap bisa bertahan hidup.

Tapi ketika manusia kehilangan semangat, harapan dan kebahagiaan dalam hidup, jangankan satu minggu atau satu hari, satu menit saja ia kehilangan semangat, harapan dan kebahagiaan dalam hidup, maka itu bisa mengantarkannya ke gerbang kematian.

Adolf Merckle salah seorang pengusaha terkaya asal Jerman dia kehilangan harapan dalam hidupnya. Maka pada minggu kedua bulan Januari tahun 2009. Sang Pengusaha yang masuk jajaran 100 orang terkaya versi majalah Forbes tersebut menjemput ajalnya dengan menabrakan dirinya ke sebuah kereta yang tengah melaju kencang. Adolf Merckle mati bunuh diri.

Atau dulu kita kenal seorang artis cantik dan seksi asal Amerika Serikat, yang pernah dicurigai terlibat skandal asmara dengan mendiang Presiden AS saat itu, John F. Kennedy, dan adiknya yang jadi Jaksa Agung, Robert Kennedy. Dialah Merlyn Monroe. Ia ditemukan tewas di ranjangnya dalam keadaan tertelungkup dan tidak memakai baju. Salah satu tangannya masih memegang gagang telepon. Di sebelah jenazahnya berserakan pil-pil anti depresi. Setelah penyelidikan singkat, Kepolisian Los Angeles menyimpulkan bahwa kematian aktris merangkap model itu "akibat kelebihan dosis obat penenang dan kemungkinan besar jenis kematiannya adalah bunuh diri". Dan banyak lagi kasus bunuh diri tokoh dunia lainnya. 

Yang jadi pertanyaan. kenapa mereka nekad mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu? padahal harta berlimpah, popularitas sudah mereka raih. Ternyata mereka kehilangan harapan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Dan ternyata bahagia dan tidaknya seseorang bukan ditentukan oleh seberapa kaya dan populernya atau hal-hal yang bersifat materi lainnya.  Tapi yang bisa membuat seseorang bahagia adalah seberapa besar ia mampu mensyukuri hidupnya.

Seringkali pikiran dan hati kita dipenuhi dan disibukan oleh hal-hal yang belum kita dapatkan. Tapi kita sering lupa terhadap hal-hal yang telah kita dapatkan. Kita lupa untuk mensyukurinya.

Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar